Organisasi Rigging
Yang dimaksud dengan organisasi rigging adalah manajemen dan pembagian kerja saat pembuatan lintasan. Persiapan dan pengaturan yang dilakukan meliputi banyak hal :
I. Peralatan
Hal ini dilakukan sebelum mulai penelusuran, meliputi :
1. Penentuan dan penghitungan jumlah alat yang akan dibawa. Hal ini dibedakan atas :
Penelusuran gua baru.
I. Peralatan
Hal ini dilakukan sebelum mulai penelusuran, meliputi :
1. Penentuan dan penghitungan jumlah alat yang akan dibawa. Hal ini dibedakan atas :
Penelusuran gua baru.
Jumlah peralatan yang dibawa berdasarkan target waktu penelusuran yang akan dilakukan, ataupun perkiraan kedalaman gua yang akan ditelusuri. Perkiraan kedalaman dan panjangnya dapat diperkirakan dengan analisis geologi dan peta topografi, serta dibandingkan dengan gua-gua sekitarnya (jika pernah ditelusuri).
Penelusuran gua yang pernah ditelusuri sebelumnya.
Jumlah perlatan bisa dihitung dari jumlah pitch dan panjang tiap pitch yang telah diketahui sebelumnya karena penah menelusuri atau dengan membaca peta gua.
2. Packaging peralatan
Peralatan yang dibawa dibagi menjadi beberapa kelompok berdasar efisiensi penggunaan dan pantangan, dengan menggunakan tackle bag tersendiri:
Tali
Masing-masing ujung tali diberi kode panjang tali .
Peralatan dari logam
Peralatan ini berupa carabiner, pengaman sisip, bor tebing, hammer dan lain sebagainya. Masukkan peralatan ini dalam tas tersendiri. Jika terlalu berat dapat dipisahkan menjadi beberapa tas. Untuk gua yang pernah ditelusuri, pemisahan lebih baik tidak berdasar pada jenisnya, misalkan carabiner dimasukkan ke dalam satu tas, pengaman sisip di tas yang lain, namun berdasar kebutuhan tiap pitch.
Peralatan dari kain.
Peralatan yang dimaksud adalah webbing, sling, ataupun tali potongan pendek yang dipergunakan untuk rigging. Sebagaimana dengan tali, peralatan ini sensitif terhadap bahan kimia.
Peralatan yang dimaksud adalah webbing, sling, ataupun tali potongan pendek yang dipergunakan untuk rigging. Sebagaimana dengan tali, peralatan ini sensitif terhadap bahan kimia.
II. Pembagian tim
Tim rigging yang baik minimal 2 orang. dengan pembagian tugas sebagai berikut.
a. Pemasang lintasan.
Bertugas memasang lintasan dan leader. Sebagai pemasang lintasan dia bertanggung jawab atas keselamatan penelusur lainnya saat melewati lintasan yang dibuat, jadi lintasan ini harus benar-benar aman untuk penelusur lainnya. Sehingga ada kesepakatan bahwa pembuat lintasan harus yang pertamakali turun pada lintasan tersebut.
b. Pembantu (assisten rigging)
b. Pembantu (assisten rigging)
Orang ini berugas untuk menyiapkan dan memberikan alat yang dibutuhkan oleh pembuat lintasan, juga sebagai belayer saat orang pembuat lintasan harus melakukan traversing ataupun pemanjatan pada saat memasang lintasan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar