_Menempuh Jalan Yang Belum Pernah Ditempuh Dan Bertemu Wajah Wajah Baru_

Kamis, 05 Januari 2012

Gunung Slamet via Bambangan

Rabu sore kita mulai packing. Tepatnya tempat salah satu kawan, di sekretariat KPA Gropala, Bintaro. Nyiapin barang-barang yang masih kurang, mulai dari perlengkapan sampai logistik yang belum terbeli. Selesai packing, bersih-bersih dan bergegas menuju stasiun Pd. Ranji, untuk mempersingkat waktu dan biaya kita memilih naik kereta menuju stasiun Tanah Abang. Kurang lebih pukul 6 sore kita meluncur menuju Tanah Abang. Tiba di stasiun Tanah Abang kita harus nunggu kereta yang baru akan tiba pukul 8 malam. Setelah cukup menunggu, pukul 8 kereta nyampe juga. Langsung naik dan nyari tempat duduk. Kereta meluncur menuju Purwokerto, dalam perjalanan kita cuma bisa bercanda gurau main ceng cengan. Kurang lebih 8 jam perjalanan, akhirnya sampai di stasiun Purwokerto, namun langit masih gelap. Sambil menunggu terang kita istirahat sejenak di pelataran stasiun. 


Pagi semakin terang, rencana mau istirahat dulu gak jadi,, perjalanan diterusin, kita jalan kaki mencari saparan pagi sambil menikmati asingnya kota Purwokerto. Setelah jalan lumayan jauh,, ketemu juga tempat makan . nasi uduk betawi.. Mpo Nur nama penjualnya,, sembari makan sekalian sholat subuh.

Selesai sarapan kita bergegas melanjutkan perjalanan yang masih jauh. Langsung naik angkot yang lewat tepat di depan tempat kita makan, menuju terminal Purwokerto. Dalam angkot ngobrol-ngobrol sama warkamsi Purwokerto dan pak supir, lumayan cari-cari info menuju Bambangan. Tiba di terminal langsung melanjutkan perjalanan dengan naik bus menuju Pertigaan Serayu. Perjalanan dari terminal menuju pertigaan Serayu cukup memakan waktu, dan itu yang membuat kita sempat tertidur, meskipun cuma tidur ayam karna takut kebablasan. Sampai juga di Pertigaan Serayu. Turunin barang dari bus, langsung ditawarin mobil menuju Bambangan. Nego-nego cukup lama, harga pas langsung tancap gas. Sesuai kesepakan, kita dianter dulu ke pasar Pratin, buat beli sayuran dan makanan kecil. Setelah itu kita langsung diantar ke Basecamp pendakian G. Slamet. Akhirnya kita tiba di Bambangan dan G. Slamet sudah di depan mata walaupun tertutup kabut. Kita ngurus perizinan masuk kawasan G. Slamet. Selesai mengurus perizinan masuk yang cukup berkelit, langsung tancap gas menuju Pos 1.

Gerbang Pendakian
pos 1 g. Slamet
Dalam Pos 1
Pos 2

Pos 2 Nunggu Jum'atan



Pos 5

Pos 6
Pos 7

Pelawangan
Puncak Slamet
Gunung slamet mempunyai ketinggian 3428 mdpl, yang menjadikannya gunung tertinggi kedua di pulau Jawa. Gunung ini terletak di 5 wilayah kabupaten yaitu Banyumas, Purbalingga, Pemalang, Brebes dan Tegal. Gunung Slamet sendiri mempunyai beberapa alternatif jalur pendakian diantaranya: Kali Wadas, pemandian Guci, Batu Raden dan juga termasuk Bambangan sendiri. Bambangan adalah salah satu jalur pendakian menuju puncak gunung Slamet. Bambangan masuk kedalam kabupaten Purbalingga atau tepatnya disebelah timur gunung Slamet. Jalur ini menjadi jalur yang paling sering dilewati oleh para pendaki.

Info :
Transportasi
St. Tanah Abang – St. Purwokerto : Kereta Api Rp. 35.000/orang
St. Purwokerto – Term. Purwokerto : Angkutan Umum Rp. 2.500/orang
Term. Purwokerto – Pertigaan Serayu : Bus Purwokerto-Pemalang Rp. 10.000/orang
Pertigaan Serayu – Basecamp Bambangan : Mobil Kecil Rp 10.000/orang (tergantung nego)
Perizinan/Retribusi 
Rp. 5.000 jika (normal/ jalur dibuka untuk pendakian)
Rp. 25.000 (kondisi, jalur tidak dibuka untuk pendakian/ lagi tutup/ ilegal) itupun tergantung nego.

Info: pendakian di musim kemarau air cukup sulit didapat.
_Selamat Mendaki_